Paniai, - Komitmen membantu perekonomian masyarakat terus ditunjukkan personel Satgas Yonif 711/Raksatama di wilayah penugasan. Melalui kegiatan rutin di pasar tradisional Distrik Aradide, para prajurit secara konsisten membeli dan menyerap berbagai hasil bumi milik warga guna memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari di pos sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
Berbagai komoditas seperti ubi jalar, keladi, sayur-mayur, pisang, serta aneka hasil kebun lainnya diborong langsung dari para pedagang dan petani setempat.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Satgas terhadap masyarakat, khususnya para mama-mama Papua yang menggantungkan penghasilan keluarga dari hasil pertanian dan perkebunan.
Danpos Komopa, Kapten Inf Made Susilo, mengatakan jika pembelian hasil bumi warga tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan konsumsi personel, tetapi juga sebagai upaya memperkuat hubungan baik antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.
“Kami berusaha hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan membeli langsung hasil kebun warga, kebutuhan logistik pos dapat terpenuhi dengan bahan yang segar, sementara masyarakat juga mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil jualannya, ” ujarnya. Senin (01/06/2026).
Kehadiran personel Satgas di pasar tradisional pun disambut hangat oleh warga. Para pedagang mengaku senang karena hasil panen dan dagangan mereka dapat terjual dengan cepat tanpa harus menunggu lama. Aktivitas tersebut secara tidak langsung membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah pedalaman.
Selain melaksanakan tugas pengamanan wilayah, Satgas Yonif 711/Raksatama juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui pendekatan yang humanis, Satgas berharap dapat terus mempererat kebersamaan dan membangun kepercayaan dengan masyarakat setempat.
Konsistensi Satgas Yonif 711/Raksatama dalam menyerap hasil bumi warga menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua. (*)

Riansyah